Wiranto & Nasi Aking
Ketua Umum Partai Hanura Wiranto makan nasi aking bersama warga di Kampung Masigit Tegal, Desa Priyayi, Kasengen, Serang, Banten. Dalam kesempatan itu, Wiranto menghabiskan sepiring nasi aking.
“Jujur saja rasanya tidak enak. Tapi saya enak-enakin saja. Itu (nasi aking) jelas sangat tidak bergizi,” komentar Wiranto setelah melahap sepiring nasi aking di rumah gubuk milik Sutejo di Rt 13/01, Kampung Masigit Tegal, Serang, Banten, Selasa (18/3/2008).
Mantan Capres Golkar ini mengaku, datang bersama beberapa pengurus Hanura ke Kampung Masigit Tegal, Desa Priyayi, sebagai bentuk kepedulian dan ingin merasakan rasanya makan nasi aking.
Wiranto mengatakan, kebanyakan warga di desa ini memakan nasi aking dan tidak bisa membeli beras. Warga kampung ini biasanya memungut hasil panen warga yang berjatuhan kemudian dibuat menjadi nasi aking.
“Saya ikut prihatin dan meminta masyarakat lainnya untuk ikut peduli,” imbaunya.
Ditanyakan mengenai kemungkinan aksi ini sebagai langkah kampanye menuju pemilu 2009, Wiranto mengaku tidak peduli. “Ya terserah saja lah, yang penting saya peduli terhadap orang yang kurang,” ujarnya. (okezone)
Ya, terserah juga lah Pak, Bapak ini mau ngomong apa, yang pasti kepedulian Bapak cuma muncul menjelang 2009 ya? Selama empat tahun lalu kemana aja Pak? Saya tetep menganggap ini dagelan menjelang pemilu 2009.
No Comments
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment







